Program Pengembangan Literasi Sekolah: Klinik Literasi - PT. Gag Nikel

  • Artikel/Berita
  • 01 Februari 2021
  • Katherine Eka Laila - External Relations Manager
Program Pengembangan Literasi Sekolah: Klinik Literasi - PT. Gag Nikel

Untuk tetap dapat mendukung peningkatan kemampuan literasi siswa SDN 07 Gag selama masa pandemi Covid-19, tim ProVisi Education bersama para guru berinovasi dengan mengembangkan modul literasi dasar yang terdiri atas tiga jenjang: pengenalan huruf, kata, dan kalimat sederhana.

Kajian klinik literasi kemudian dilakukan untuk menguji efektivitas modul dalam meningkatan kemampuan literasi dasar siswa dengan melihat jumlah kata yang dibaca per menit serta mengkategorikan kemampuan membaca dan memahami siswa menjadi empat kategori, berdasarkan RTI (Research Triangle Institute) International.

Pada tes kajian awal, tercatat 40% siswa kelas III SDN 07 Gag belum mampu membaca, dan tidak ada siswa yang mampu membaca lebih dari 60 kata per menit. Selain itu, tidak ada siswa yang masuk dalam kategori membaca lancar dengan pemahaman.

Setelah pendampingan sebanyak 30 kali selama satu semester menggunakan ketiga jenjang modul literasi, tercatat peningkatan kemampuan membaca kata per menit, membaca nyaring, dan pemahaman membaca yang cukup signifikan. Rerata kemampuan membaca kata per menit meningkat dari 17 menjadi 37 kata per menit, dan tidak ada lagi siswa yang belum mampu membaca. Skor pemahaman membaca juga meningkat lebih dari dua kali lipat dari 27 menjadi 61.

Berkat kerja sama dalam berinovasi dan beradaptasi, tantangan yang dihadapi akibat pandemi sedikit demi sedikit dapat teratasi. SDN 07 Gag merupakan salah satu sekolah mitra dalam Program Pengembangan Literasi Sekolah (PPLS) yang didukung PT. Gag Nikel di Kampung Gag, Kab. Raja Ampat, Papua Barat.