Membaca dan Bergembira dengan Literacy Cloud

  • Artikel/Berita
  • 02 April 2020
  • Rika Yudani - Project Officer of Room to Read Division
Membaca dan Bergembira dengan Literacy Cloud

Semakin ramai, semakin menyenangkan! Demikian kesan yang tampak pada Seminar Nasional Kegiatan Membaca melalui Literacy Cloud melalui video konferensi pada 11 Maret 2020 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Seminar ini merupakan sesi kedua dari lima sesi yang akan diselenggarakan sepanjang bulan Maret 2020 yang mengundang kepala sekolah dan guru dari 97 kota di seluruh Indonesia.



Sesi pertama pada 4-5 Maret 2020 lalu tampaknya cukup mengesankan bagi mereka, sehingga kali ini, bukan hanya tiga perwakilan di masing-masing sekolah yang hadir. Beberapa sekolah bahkan mengundang para guru lain untuk turut mengikuti sesi ini dalam satu ruangan besar layaknya menonton pertunjukan. Foto-foto persiapan sebelum mengikuti sesi seminar pun ditampilkan untuk menunjukkan antusiasme seisi sekolah.

Kali ini, para pemateri, Sabrina Esther Sarmili, S.Pd. (Koordinator Program Perpustakaan, Provisi Education) dan Enda Hidayat, S.Pd (Koordinator Program Penerbitan dan Teknologi Informasi, Provisi Education), membuka sesi dengan pertanyaan yang menantang: Apa itu kebiasaan membaca? SDN Guntung Manggis Kalimantan Selatan dan SDN Aren Jaya Bekasi penuh semangat menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka. Tak ketinggalan, SDN Kauman Malang riuh tampil di kamera, menjawab pertanyaan, lalu kompak melakukan gerakan Kebiasaan Membaca, yang diikuti dengan tepuk tangan penuh kegembiraan.

Pelaksanaan sesi kedua ini juga jauh dari kata membosankan. Para pemateri secara berkala memutar video untuk memberikan peserta sudut pandang dan cerita yang berbeda. Kali ini, bersama-sama mereka menonton video Manfaat Besar dari Buku Cerita yang Menarik dan Memastikan Buku Cerita yang Menarik untuk Setiap Anak. Video ini juga tersedia di literacycloud.org dan dapat diakses secara bebas oleh mereka.

Melalui sesi tanya jawab dan diskusi yang interaktif, para peserta guru pun mendapatkan pesan kuat dan inspirasi: Bagaimana menumbuhkan kebiasaan membaca anak-anak? Bagaimana memilih buku yang menarik untuk anak? Dua pertanyaan tersebut menjadi poin inti dari sesi seminar kedua ini. Dan yang paling penting, setelah sesi ini usai, para guru termotivasi untuk membuat kegiatan membaca anak-anak menjadi lebih menyenangkan.

Keberadaan literacycloud.org diharapkan mampu membuat kegiatan membaca bersama anak-anak jadi lebih atraktif dan menggembirakan. Buku-buku yang tersedia berkualitas tinggi, dengan gambar dan narasi yang menarik hati, dan telah disesuaikan dengan kebutuhan guru dan anak. Selain itu, video-video yang ada di literacycloud.org juga memberikan ide-ide kepada para guru untuk menumbuhkan kebiasaan membaca anak-anak.

Nah, selanjutnya, bagaimana membuat kegiatan membaca itu menarik untuk anak-anak? Tema penting inilah yang akan menjadi topik bahasan selanjutnya di sesi ketiga.