Literasi Dasar dan Teknologi di Era Pandemi dan Adaptasi Kebiasaan Baru

  • Artikel/Berita
  • 11 Januari 2021
  • Katherine Eka Laila - External Relations Manager
Literasi Dasar dan Teknologi di Era Pandemi dan Adaptasi Kebiasaan Baru

Untuk mendukung penguatan kompetensi guru di masa pandemi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru, 21 sekolah dasar di Kab. Gresik mengikuti "Program Pengembangan Literasi Dasar dan Teknologi Guru" selama 19 Oktober hingga 16 Desember 2020. Seri pelatihan dan pendampingan ini bertujuan membantu para guru dalam memilih teknologi yang tepat untuk proses pembelajaran secara daring.

Setelah menerima seri pelatihan secara virtual dan pendampingan oleh tim ProVisi Education dan narasumber terkait teknologi dan literasi, guru-guru dari sekolah-sekolah penerima manfaat di Kec. Kedamean, Manyar, Cerme, dan Wringin Anom, Kab. Gresik tersebut kini telah terlatih untuk mengembangkan buku cerita berkarakter, membuat video membaca nyaring, menggunakan pelantar Literacy Cloud, mengoperasikan berbagai aplikasi yang dikembangkan oleh Google, seperti Google Classroom, Jemboard, Google Form, serta mengoperasikan Canva dan teknik mengajar kreatif literasi dasar lainnya.

Di akhir seri pelatihan dan pendampingan pada 16 Desember 2020 lalu, topik “Peran Literasi dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)” dibawakan oleh Dr. Rahmawati, S.T., M.Ed. dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pelatihan daring ini diharapkan mampu memberikan pemahaman secara detail terkait persiapan guru dan sekolah dalam menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2021.

Selain pelatihan dan pendampingan, 525 eksemplar buku ramah anak juga dibagikan kepada sekolah penerima manfaat sebagai bagian dari program yang didukung oleh PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) Persero ini.