Literacy Cloud, Cara Baru Menumbuhkan Kebiasaan Membaca Anak

  • Artikel/Berita
  • 10 Juni 2020
  • Rika Yudani - Project Officer of Room to Read Division
Literacy Cloud, Cara Baru Menumbuhkan Kebiasaan Membaca Anak

PRESS RELEASE

Room to Read kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung pengembangan literasi anak-anak Indonesia dengan mendiseminasikan LiteracyCloud.org, sebuah pelantar daring yang menyediakan buku-buku digital berkualitas untuk dibaca bersama anak. Kali ini, dalam Pelatihan Daring bertema Menumbuhkan Kebiasaan Membaca di Rumah, Room to Read bersama ProVisi Education mengundang para guru dari seluruh wilayah Yogyakarta. Dengan dukungan dari TBM Mata Aksara dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DI Yogyakarta, sebanyak 241 orang guru Sekolah Dasar, MI, dan SLB dari Kota Yogyakarta menghadiri Pelatihan Daring ini melalui aplikasi WebEx Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Yogyakarta merupakan kota kedua yang disambangi oleh Room to Read. Sebelumnya, pada hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu, pelatihan diselenggarakan untuk seluruh wilayah DKI Jakarta dan dihadiri oleh 496 orang guru. Pada bulan Maret, dalam konsep senada, Room to Read juga menyelenggarakan Seminar Nasional secara daring yang melibatkan lebih dari 200 guru dari 97 kota di Indonesia.

Koordinator Fungsi Penilaian SD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ir. Eko Warisdiono, MM, dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara Pemerintah dengan pihak-pihak yang kompeten, untuk dapat belajar dan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia. Pelatihan ini telah memberikan peluang bagi para guru untuk mempelajari hal-hal baru.

“Kita perlu terus berinovasi untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, terutama dalam bidang literasi,” ia menyampaikan. “Literacy Cloud, yang berupa perpustakaan digital, telah menambah perbendaharaan kita, menambah akses sumber belajar.”

Drs. Bakhtiar Nurhidayat, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkapkan bahwa pelatihan ini dengan baik telah memanfaatkan teknologi sebagai media untuk menggali ilmu. “Ini akan membawa dunia pendidikan ke era baru, dunia yang lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi, dan yang terpenting, lebih cepat mengembangkan gerakan literasi juga,” katanya. Harapannya, ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan dan diimbaskan bukan saja di lingkungan masing-masing, melainkan juga ke guru dan sekolah lain.

Dalam pelatihan daring, para guru bergabung dalam diskusi interaktif yang diiringi dengan sesi demonstrasi, diskusi aktif, dan presentasi video. Para guru mendapatkan pengetahuan dasar terkait buku bacaan dan kegiatan membaca yang menarik. Mereka berbagi pengalaman dan cerita tentang kegiatan membaca yang telah mereka jalankan, dan tidak ketinggalan, juga melakukan praktik membaca buku-buku LiteracyCloud.org.

Yulianingsih, S.Pd, guru SDN Jepitu I Girisubo, Gunungkidul, mengungkapkan bahwa dengan adanya LiteracyCloud.org, sekolahnya akan sangat terbantu. Saat ini, sekolahnya masih memiliki koleksi buku yang sangat terbatas. Ia kini dapat menggunakan Literacy Cloud dalam kegiatan membaca bersama siswa. “Saya akan mengimbaskan ke guru-guru lain, agar dapat dibagikan kepada orang tua. Orang tua dapat menggunakan Literacy Cloud untuk kegiatan literasi selama belajardirumah berlangsung saat ini,” katanya.

Dalam LiteracyCloud.org, orang tua dapat menemukan lebih dari 200 buku cerita digital berkualitas untuk anak yang akan membuat kegiatan membaca menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, melalui pelantar yang sama, guru juga dapat menonton video-video pendukung terkait kegiatan membaca yang akan mendukung pengembangan literasi siswa.

Room to Read telah bekerja untuk mendukung literasi sekolah dasar di 16 negara di seluruh dunia. Di Indonesia, Room to Read telah mendukung kegiatan literasi sekolah dasar sejak 2014 dengan membangun perpustakaan ramah anak, menyelenggarakan pelatihan untuk guru, dan menyebarkan semangat literasi melalui kegiatan membaca yang menyenangkan dan menarik. Kini, melalui LiteracyCloud.org, Room to Read memanfaatkan teknologi untuk membuat lebih banyak anak, lebih banyak guru, dan lebih banyak sekolah mendapatkan akses ke buku cerita berkualitas yang akan mendukung membaca dan belajar dengan cara-cara baru dan inovatif. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan membuka lebih banyak peluang untuk berbagi kesenangan membaca.