Gandeng WVI, Room to Read Kenalkan Literacycloud.org kepada Guru

  • Artikel/Berita
  • 11 November 2020
  • Rika Yudani - Project Officer of Room to Read Division
Gandeng WVI, Room to Read Kenalkan Literacycloud.org kepada Guru

Jakarta – ProVisi Education dan Room to Read memperkuat kolaborasi dengan organisasi lain sebagai upaya mendukung penguatan literasi anak-anak Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), ProVisi Education dan Room to Read menyelenggarakan Webinar bertajuk “Menumbuhkan Minat Baca pada Anak” pada Rabu (11/11) yang mengundang para guru dan kepala sekolah di Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur dan Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik agar mampu merancang kegiatan dan fasilitas yang mendukung minat baca siswa.

Webinar ini merupakan tindak lanjut dari 'Training of Trainers (ToT) Menumbuhkan Kebiasaan Membaca di Rumah Menggunakan Literacy Cloud' pada bulan Agustus 2020 yang dihadiri oleh 35 trainer di berbagai wilayah proyek WVI di Indonesia. Dalam sesi lanjutan ini, narasumber dari ProVisi Education berkolaborasi dengan narasumber dari WVI dan bersama-sama menyajikan materi terkait kegiatan membaca anak. Webinar dihadiri oleh 538 kepala sekolah dan guru sekolah dasar di Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Landak (Kalimantan Barat), Kabupaten Nagekeo (Nusa Tenggara Timur), dan Kabupaten Sentani (Papua).

Kegiatan ini mendapatan dukungan dan sambutan baik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak dan Kabupaten Kubu Raya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Hery Mulyadi, SH mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sarana peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, terutama di di masa pandemi Covid-19.

Sedangkan Muhammad Ayub, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, mengungkapkan bahwa semua berawal dari membaca. “Selama minat membaca belum menjadi sebuah kebiasaan atau rutinitas, maka akan sangat sulit untuk meningkatkan pengetahuan atau meningkatkan mutu kita secara personal ataupun keseluruhan,” katanya.

Pada sesi pertama Webinar, Sabrina Esther, Koordinator Program Pengembangan Perpustakaan, ProVisi Education dan Enda Hidayat, Koordinator Program Penerbitan Buku dan Teknologi Informasi, ProVisi Education memperkenalkan Literacycloud.org kepada para peserta. Mereka dipandu untuk membuat akun literacycloud.org dan menelusuri fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan membaca bersama siswa.

Fenny Samosir, Koordinator Pendidikan WVI Kabupaten Landak, menyajikan topik pelatihan kedua tentang bagaimana menumbuhkan kebiasaan membaca anak-anak. Fenny berbagi materi tentang jenis buku yang menarik perhatian anak dan bagaimana melibatkan orang tua dalam kegiatan membaca bersama anak di rumah.

Oktaviana Lafu dari SDN 02 Sekendal Landak mengungkapkan bahwa Webinar ini memberikan trik membaca dengan gerakan dan ekspresi sehingga mampu menarik perhatian anak. Sedangkan Marni dari SDN 42 Sungai Ambawang mengatakan bahwa ia mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan aplikasi dalam kegiatan belajar dan membaca sehingga tidak ketinggalan jaman.

==

Tentang Room to Read

Room to Read didirikan pada tahun 2000 dengan keyakinan bahwa World Change Starts with Educated Children®. Room to Read menciptakan dunia yang bebas dari buta huruf dan bebas dari ketidaksetaraan gender. Kami mencapai tujuan ini dengan membantu anak-anak di masyarakat berpenghasilan rendah mengembangkan keterampilan membaca dan kebiasaan membaca, dan dengan mendukung anak perempuan untuk membangun keterampilan agar berhasil di sekolah dan mampu melakukan negosiasi terkait keputusan penting dalam kehidupan. Kami bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi mitra lainnya untuk memberikan hasil positif bagi anak-anak dalam skala besar. Room to Read telah berbagi manfaat dengan lebih dari 18 juta anak dan 39.000 komunitas di 16 negara dan bertujuan untuk menjangkau 40 juta anak pada tahun 2025. Pelajari tentang kami lebih lanjut di www.roomtoread.org.

 

Tentang ProVisi Education

ProVisi Education adalah lembaga konsultan pendidikan dan partner implentasi program CSR. Didirikan pada tahun 2002, ProVisi Education telah menunjukkan komitmen kuat untuk memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan bekerja bersama siswa, guru, sekolah dan masyarakat. ProVisi Education telah bermitra dan berkolaborasi dengan berbagai individu dan organisasi, termasuk organisasi nirlaba dan sektor swasta di lebih dari 27 provinsi di Indonesia.