Berbagi Manfaat, Berbagi Semangat untuk Membaca

  • Artikel/Berita
  • 13 April 2020
  • Rika Yudani - Project Officer of Room to Read Division
Berbagi Manfaat, Berbagi Semangat untuk Membaca

Seminar Nasional Literacy Cloud – Series 4

Jangan ragu untuk berbagi,” pesan I Dewa Bagus Putu Edwin, guru SDN 24 Pamecutan, Bali, yang menjadi narasumber dalam sesi keempat Seminar Nasional tentang Kegiatan Membaca untuk Sekolah Dasar pada 18 Maret 2020 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia menambahkan, “Setelah mengikuti pelatihan ini, teman-teman harus mau dan mampu untuk berbagi ilmu, sehingga semakin banyak guru yang akan mendapatkan manfaat dari Literacy Cloud.”

Pesan tersebut mungkin sebagai pemantik semangat bahwa para peserta guru bukan hanya berperan sebagai role model bagi anak-anak, melainkan juga sebagai penyebar ilmu bagi sesama guru. Apalagi, jika para guru di sekitar mereka belum akrab dengan pemanfaatan teknologi untuk kegiatan membaca.

Teknologi menjadi topik utama dalam sesi materi “Melakukan Kegiatan Membaca yang Menarik Menggunakan Teknologi” yang dibawakan oleh Sabrina Esther Sarmili, S.Pd. (Koordinator Program Perpustakaan, Provisi Education) dan Enda Hidayat, S.Pd (Koordinator Program Penerbitan dan Teknologi Informasi, Provisi Education). Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan didukung oleh keberadaan literacycloud.org, kegiatan membaca bersama siswa dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan.

Dalam sesi ini, Pak Edwin berbagi pengalaman dengan para peserta mengenai persiapan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan membaca, termasuk juga perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan. Selain itu, pengaturan posisi guru dan siswa, juga memainkan peran penting. Pengaturan posisi yang kurang tepat mungkin akan membuat siswa tidak nyaman, dan akhirnya, membuat mereka tidak menikmati kegiatan membaca.

Seperti sebelumnya, sesi keempat ini juga berlangsung dengan interaktif dan seru. Para peserta bergantian menjawab pertanyaan ataupun berbagi pengalaman kegiatan membaca. SDN Tapos 4 Depok, SDN Giwangan Yogyakarta, SDN 85 Kota Jambi, dan SDN Jagalan 1 Kediri, merupakan sebagian dari sekolah yang tampil menyapa di layar, menjawab pertanyaan ataupun berbagi pengalaman.

Pelantar digital literacycloud.org ternyata sudah digunakan oleh sebagian dari mereka. Hasilnya, anak-anak sangat antusias. Dampaknya, mereka termotivasi untuk mencoba hal-hal baru, terutama yang terkait dengan teknologi.

Tak hanya berbagai pengalaman, sesi ini juga membahas tantangan yang mungkin akan dihadapi oleh para guru. Mewakili para guru lainnya, SDN 1 Matang Seulimeng bertanya, kiat untuk membuat anak fokus dan penuh konsentrasi saat dibacakan buku. Ternyata, trik yang disampaikan pak Edwin adalah: membuat kegiatan membaca dengan semenarik mungkin, menghidupkan emosi, berekspresi, dan bahkan dengan bernyanyi. Wah, sejalan dengan materi Seminar Nasional ini di Sesi 2 lalu, ya.

SDN Anyelir 1 Depok juga menyampaikan cerita menarik. Ternyata buku dan materi yang tersedia di literacycloud.org berhasil membantu menghilangkan kegugupan guru saat harus membacakan buku dan berekspresi di depan anak-anak! Seru sekali!

Sesi keempat ini ditutup dengan kesamaan pandangan bahwa, teknologi tak seharusnya dihindari. Justru, melalui motivasi dan arahan yang tepat dari guru, teknologi dapat bisa dimanfaatkan dengan bijak oleh anak-anak untuk menciptakan kegiatan membaca yang lebih menyenangkan.