Serunya Membaca Nyaring Via Daring Bareng Room to Read

  • Article/News
  • 09 September 2020
  • Rika Yudani - Project Officer of Room to Read Division
Serunya Membaca Nyaring Via Daring Bareng Room to Read

Penuh tawa, ekspresi, gaya, dan suara. Begitulah suasana kegiatan membaca daring ‘Menyebarkan Kegembiraan Membaca melalui Membaca Nyaring’ yang diselenggarakan oleh Room to Read bersama ProVisi Education.

Kegiatan tersebut mengundang delapan penggiat literasi dan figur publik yang sambung-menyambung membacakan buku cerita bergambar untuk anak dengan menarik dan menyenangkan. Sementara itu, kegiatan ini digelar untuk memeriahkan Hari Aksara Internasional 2020 pada 8 September dan didukung oleh Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kegiatan membaca daring diselenggarakan sebagai upaya untuk membangun kegembiraan membaca di rumah saat kegiatan di sekolah dan perpustakaan terhenti karena pandemi COVID-19. Sebanyak 480 peserta, yang terdiri dari guru, orang tua beserta anak-anak, serta penggiat literasi hadir dan turut bergembira dengan para pembaca.

Para pembaca buku, yang terdiri dari Reda Gaudiamo (penulis dan musisi), Lintang Pandu Pratiwi (penulis dan ilustrator), Ariyo Zidni (pendongeng), Roosie Setiawan (pendiri Readingbugs), Nastasha Abigail (penyiar radio dan musisi), dan Verdi Solaiman (aktor), serta David Strawbridge (perwakilan Room to Read) dan Tabitha Manalu (perwakilan ProVisi Education), secara estafet memeragakan cara dan gaya membacakan buku yang membuat anak-anak dapat menikmati cerita.

Dengan tema yang dekat dengan keseharian anak, kegiatan membaca daring diadakan untuk menyemangati guru dan dan orang tua agar terus berkegiatan membaca di rumah bersama anak-anak. Guru dan orang tua dituntut untuk lebih kreatif dan membangun suasana lebih menyenangkan dalam belajar, termasuk dalam kegiatan membaca dan kegiatan literasi.

Seluruh buku yang dibacakan dapat diakses secara gratis oleh orang tua dan guru melalui pelantar digital Literacycloud.org yang dikembangkan oleh Room to Read dengan dukungan Google.org.

Sebagai informasi, Literacycloud.org memiliki lebih dari 200 buku bergambar berkualitas tinggi untuk anak dan beragam video pengembangan profesional bagi guru, mulai dari video pembelajaran untuk membangun kebiasaan membaca hingga video tentang buku cerita anak yang menarik.

Room to Read juga merilis perpustakaan video membaca lantang yang akan membantu guru dan orang tua mengembangkan keterampilan dan kebiasaan membaca anak.

Reda Gaudiamo, yang ikut membacakan buku dalam kegiatan tersebut, mengatakan ingin mendorong orang tua untuk menjadi ‘role model’ bagi anak. “Anak adalah peniru ulung orang tuanya. Untuk menjadikan anak suka membaca, maka orang tua juga harus mencontohkan membaca,” ungkapnya.

Pendapat tersebut senada dengan saran Ariyo, yang akrab dipanggil Kak Aio, yang menyemangati para orang tua untuk membacakan buku dengan menyenangkan. “Semoga semakin banyak orang tua senang membacakan buku untuk anaknya,” harapnya. “Sediakan waktu, sediakan akses buku, dan jadilah contoh.”

Sujiat Wati, salah satu peserta kegiatan membaca daring mengungkapkan apresiasinya, “Hal yang menarik adalah dapat mempelajari berbagai ekspresi dalam membacakan buku kepada anak-anak. Saya menjadi lebih bersemangat untuk mengenalkan dan menebarkan literasi kepada anak-anak melalui membaca nyaring.”