Perjuangan Hidup Melalui Student Camp

Perjuangan Hidup Melalui Student Camp

Student Camp merupakan kegiatan  tahunan yang diadakan bagi siswa-siswa di 3 sekolah yang dibina oleh ProVisi Education di Sabah – Malaysia. Konsep mengenai Student Camp ini sudah muncul sejak awal berdirinya sekolah JAVA (Community Development Center JAVA) sebagai sekolah pertama yang berada di Keningau. Ini berartiStudent Camp sudah ketiga kalinya diadakan sejak tahun 2010 yang lalu. Tujuan utama diadakannya Student Camp ini ialah untuk mengembangkan berbagai keterampilan bagi anak-anak serta mengasah kemampuan soft skills ; kerjasama, negosiasi, perjuangan hidup, dan lain-lain, dimana hal-hal tersebut sangat penting bagi perkembangan diri mereka. Program ini wajib dilakukan karena selain tidak adanya kegiatan Ekstrakulikuler di masing-masing sekolah, kegiatan ini dapat menjadi sarana pertemuan dan interaksi anak-anak di 3 sekolah binaan yang terdapat di Sabah sehingga mereka dapat saling bertukar pengalaman, begitu juga dengan guru-gurunya.

Pada dasarnya Student Camp ini menerima peserta hanya dari 3 sekolah binaan ProVisi Education saja yaitu Sekolah JAVA, Mendulong, dan Beaufort. Tetapi terdapat beberapa murid SD Nabawan (salah satu SD yang terdapat di daerah Nabawan) yang juga mendaftar menjadi peserta dan bergabung dengan anak-anak lainnya. Usia rata-rata peserta dari kegiatan ini yaitu berkisar 5 – 19 tahun, dengan jumlah peserta yang dibatasi hanya 100 anak saja. Hal itu dikarenakan keterbatasan fasilitas seperti toilet, tempat tidur, dan lain-lain. Selain keterbatasan tempat, tidak semua anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini karena mereka perlu membayar sebesar 30 Ringgit atau setara dengan 100 ribu Rupiah (uang sekolah selama satu bulan). Uang sebesar itu adalah biaya makan anak-anak saja selama mengikuti program, sedangkan untuk tempat mereka mendapatkannya secara gratis. Para guru dan tim ProVisi berupaya untuk menekan biaya kegiatan sekecil mungkin agar suatu saat anak-anak yang belum sempat mengikuti Student Camp dapat juga merasakan bagaimana menyenangkannya kegiatan ini.

Pada tahun 2010, kegiatan Student Camp dilaksanakan di sekolah JAVA dengan waktu hanya 1 malam.  Alasannya adalah karena pada masa ini ialah awal terbentuknya sekolah JAVA sebagai sekolah yang pertama sekaligus juga awal dimulainya program Student Camp ini, sehingga para guru dan tim ProVisi ingin memperkenalkan terlebih dahulu kegiatan ini kepada anak-anak yang masih menyesuaikan dengan metode pendidikan yang diberikan. Pada tahun 2011, program ini dilaksanakan di sebuah Resort (alam) yang disumbangkan oleh seorang pemilik lahan. Dan pada tahun 2012 ini pada bulan Maret yang lalu, program kegiatan dilaksanakan di sekolah JAVA.

Guru-guru dan tim dari ProVisi Education Jakarta bekerjasama dalam memberikan materi-materi yang dikembangkan selama kegiatan ini. Permainan-permainan dengan unsur edukasi yang paling menarik perhatian anak-anak karena mereka bisa tertawa gembira sekaligus juga mendapat ilmu dan bisa menyelami makna yang didapat dari permainan tersebut. Akan tetapi, para volunteer yang berasal dari negara-negara lain juga datang setiap tahun (dengan waktu yang tidak tentu), untuk turut membantu dalam hal mengajar maupun membagi ilmu pengetahuan dengan anak-anak di 3 sekolah binaan ProVisi Education.