Jurnalis Cilik

  • Article/News
  • 28 September 2012
  • Amanda Casimira, Project Officer
Jurnalis Cilik

Kuaro  – Kalimantan Timur

Program Jurnalis Cilik dipilih sebagai salah satu program yang mewakiliCharacter Building dalam School Development Program (SDP). Program ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa/siswi khususnya dalam bidang jurnalisme, dan membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, berani, serta untuk memaksimalkan fasilitas sekolah (Mading, komputer, dan perpustakaan).

Sasaran program ini adalah siswa/siswi kelas IV, V, VI yang memiliki ketertarikan dan kemampuan dalam bidang jurnalisme. Siswa/siswi yang ingin terdaftar sebagai Jurnalis Cilik harus mengikuti seleksi dan pelatihan. Siswa/siswi yang ingin mengikuti seleksi pun wajib mengirimkan karya tulis sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Sebanyak 36 karya tulis diterima oleh tim ProVisi Education dan 14 siswa/siswi dengan karya tulis terbaik berhak mengikuti Workshop Jurnalis Cilik yang kemudian akan menjadi tim redaksi Mading SDN 001 Kuaro selama 1 tahun ajaran.

Workshop dilakukan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 8, 9, dan 13 Juni 2012. Materi yang diberikan antara lain ; keterampilan dan teknik pengumpulan informasi dan penulisan, keterampilan komputer dan internet, serta keterampilan membuat tampilan Mading yang menarik. Hari pertama workshop di pagi hingga siang hari, dipandu oleh tim ProVisi Education, peserta mendapatkan informasi mengenai Jurnalisme dan Majalah Dinding, serta belajar tentang pengembangan ide dengan menggunakan metode Mind Map. Sore harinya selama 3 jam bertempat di Sekretariat ProVisi Education dipandu oleh Badarani (Guru TIK SDN 001 Kuaro), peserta mengembangkan keterampilan penggunaan komputer dan penggunaan internet sebagai salah satu teknik pengumpulan informasi. Pada hari kedua, peserta belajar tentang etika dan teknik wawancara serta langkah-langkah penulisan. Hari ketiga, peserta mengevaluasi dan merevisi tulisan mereka serta mengetiknya dengan menggunakan komputer.

Workshop ditutup dengan mengatur hasil tulisan mereka dalam tampilan Mading yang menarik. Untuk mengasah kemampuan evaluasi diri, setiap hari diakhir workshop, peserta diwajibkan mengisi Buku Harian Jurnalis Cilik masing-masing. Dalam buku harian tersebut, peserta harus menuliskan pengalaman dan perasaan mereka ketika workshop, serta menuliskan harapan dan evaluasi bagi diri mereka sendiri terkait dengan workshop hari itu.

Beberapa kesulitan ditemui pada saat workshop berlangsung. Sebagian besar kesulitan-kesulitan muncul dikarenakan kegiatan-kegiatan dalam workshop ini merupakan pengalaman pertama bagi para peserta. Misalnya, dalam pengembangan ide dengan menggunakan Mind Map, wawancara, dan penulisan. Namun secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan baik dan memenuhi tujuan-tujuan yang direncanakan.