Edisi Tamasya: Kebun Binatang dan Pantai

  • Article/News
  • 26 September 2012
  • Kathryn Rivai, Senior Consultant
Edisi Tamasya: Kebun Binatang dan Pantai

Pada tanggal 28 Agustus 2012 yang lalu, anak-anak beserta guru di Pusat Pembelajaran Matakana (MLC) melakukan study trip ke kebun binatang Kota Kinabalu.  Kegiatan ini dalam rangka tema study mereka di bulan Agustus yaitu mengenai binatang dan habitatnya.

Kelompok study trip ini yang terdiri dari anak-anak kelas dua serta beberapa anak di kelas tiga menempuh perjalanan selama satu setengah jam (1,5 jam) dengan bus perjalanan dari sekolah mereka di Beaufort menuju kebun binatang Kota Kinabalu, dan menghabiskan waktu selama beberapa jam mengamati binatang-binatang mulai dari jenis binatang yang membutuhkan perlindungan OF (OF Protection) maupun jenis-jenis hewan yang terancam punah.

Anak-anak juga mengunjungi pertunjukan hewan khusus dimana para binatang tersebut sudah di latih untuk mempertunjukkan beberapa trik seperti bermain bola kaki, bola basket, bahkan terdapat satu burung yang bisa melakukan perhitungan matematika. Para murid merasa senang ketika melihat seekor burung Macaw dapat menjawab dengan tepat hasil penjumlahan 9 + 10. Pertunjukan hewan meliputi pertunjukan burung-burung seperti burung hornbill, dan burung Macaw yang berwarna warni, serta seekor ular besar yang berbaring tenang bahkan ketika anak-anak membelainya. Beberapa anak bahkan berani untuk meletakkan ular tersebut melingkar di bahu mereka. Pertunjukkan ini sangat menarik bagi para siswa yang sebelumnya tidak pernah melihat atau bahkan menyentuh binatang yang terdapat dalam hutan di wilayah kami. Rasa ingin tahu mereka menjadi terpuaskan dengan melihat beruang madu, macan, monyet, dan berbagai jenis burung lainnya. Salah satu penjaga kebun binatang tersebut mengizinkan mereka untuk memegang ular kecil dan juga binatang sigung yang berbau.

Anak-anak menyelesaikan lembar kerja dari hasil pengamatan mereka terhadap binatang-binatang termasuk mencatat lingkungan hidup (habitat) dan makanan mereka. Para kawanan gajah yang paling favorit di kelas. Para gajah bermalas-malasan di hari yang panas dengan mandi yang lama dan bersuara dengan keras ketika mereka merasa terganggu sementara waktu.

Setelah kebun binatang, anak-anak pun pergi piknik ke pantai untuk merayakan Hari Raya Festival (Idul Fitri) dan juga merayakan Hari Raya Nasional Indonesia dan Malaysia (Hari Kemerdekaan).