Pendidikan Karakter Melalui Bank Sampah

BANK SAMPAH merupakan point penting dalam sebuah Program Sekolah Adiwiyata. Dalam kegiatan ini, tidak hanya upaya melestarikan lingkungan dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih, namun para siswa juga dididik untuk memanfaatkan sampah menjadi barang-barang yang bernilai jual.

Secara umum di berbagai daerah, pemanfaatan sampah telah dilakukan oleh ibu-ibu PKK maupun pemuda/pemudi desa. Melalui program Sekolah Adiwiyata ini, pemanfaatan sampah dilakukan oleh para siswa/siswi dengan tujuan untuk menumbuhkan karakter disiplin serta sikap peduli dan cinta lingkungan sejak dini.

Ketika melakukan survey dan assessment, sekolah calon penerima manfaat tidak memiliki Bank Sampah. Sehingga ketika sekolah terpilih untuk menerima program ini, kemudian ditentukan dimana area yang tepat untuk membangun Bank Sampah. Banyak ditemukan sekolah yang memiliki ruang atau area tidak terpakai, sehingga disepakati bersama untuk menggunakan area/ruang tersebut untuk kegiatan Bank Sampah.

Selain memanfaatkan kembali sampah-sampah yang ada untuk menjadi barang bernilai jual, Bank Sampah sekolah juga bekerjasama dengan pengepul yang ada di wilayah terdekat, serta berkoordinasi dengan petugas sampah yang akan mengambil sisa sampah di sekolah agar tidak menumpuk.

Salam Adiwiyata!

 

Foto : Program Sekolah Adiwiyata di SDN Karanggeneng 02 Kab. Batang - Jawa Tengah. Sekolah ini merupakan dampingan ProVisi Education bekerjasama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia.