IKEA IWitness: Menjelajahi Perpustakaan Ramah Anak di Indonesia

  • Artikel/Berita
  • 03 Desember 2018
  • Sabrina Esther - Literacy Development Program
IKEA IWitness: Menjelajahi Perpustakaan Ramah Anak di Indonesia

Program IKEA IWitness Trip dari IKEA Foundation merupakan program di mana para pekerja IKEA diberikan peluang merasakan pengalaman baru melalui kunjungan program kampanye Good Cause dari IKEA. Melalui IKEA IWitness Trip, mereka dapat menjelajahi bagaimana kemitraan IKEA Foundation dan Room to Read telah membantu anak-anak di seluruh Indonesia, khususnya Bali dan Sidoarjo yang menjadi tuan rumah dari kegiatan ini.

Pada tahun ini, IKEA IWitness Trip kembali diselenggarakan di Indonesia. Mulai dari Bali, pada 3-4 Oktober, para peserta yang berasal dari Swedia berkunjung ke sekolah-sekolah dampingan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) untuk menyaksikan secara langsung dampak dari program yang mereka donori. Tiba di sekolah, para peserta disuguhkan tarian tradisional yang membuat suasana menjadi meriah. Para peserta tak segan-segan mempraktikkan beberapa kata bahasa Indonesia yang sudah mereka pelajari, seperti, “Selamat Pagi,” dan, “Terima Kasih.” Setelah itu, peserta digiring menuju ruang pertemuan untuk melakukan perkenalan. Para guru, orang tua murid, dan juga staff Dinas Pendidikan maupun Dinas Perpustakaan turut hadir. Acara dibuka dengan sambutan dari para pemangku kepentingan, perwakilan IKEA, dan Room to Read. Beberapa peserta berkomentar bahwa mereka tidak menyangka sambutan yang diterima akan semeriah dan sehangat ini.


Peserta dari IKEA Belanda sedang menunjukkan foto-foto ke siswa tentang keluarga dan negara asal mereka. (IKEA Austria – Sidoarjo)

 

Dalam kunjungan ini, para peserta juga menyaksikan secara langsung kegiatan membaca yang dibawakan oleh guru di perpustakaan. Usai kegiatan membaca, para peserta bertukar cerita dengan siswa-siswa dan menunjukkan foto-foto bersama keluarga dan teman-teman di Swedia. Penasaran, anak-anak mendekati peserta untuk melihat lebih dekat gambar dalam foto. Suasana pun semakin mencair. Beberapa peserta lainnya berkesempatan untuk berbincang dengan guru dan orang tua dan mendengar langsung dampak perpustakaan pada anak-anak mereka. Orang tua dan guru pun menyampaikan terima kasih kepada IKEA Foundation atas bantuan terhadap sekolah melalui program perpustakaan ramah anak, yang tentunya tak lepas dari dukungan mitra perpustakaan.


“Kami sangat ingin memiliki lebih banyak waktu bersama anak-anak. Kami pergi dengan harapan melihat mereka dewasa dan sukses dan mungkin membuat perpustakaan untuk generasi berikutnya.” – Sonya Ivanova (IKEA Graz, Austria)

IKEA IWitness Trip serupa juga diadakan di Sidoarjo pada tanggal 24-25 Oktober. Peserta dari Austria dan Belanda mengalami momen tak terlupakan di setiap sekolah. Ditemani oleh tim Mutiara Rindang (MR), para peserta mengunjungi sekolah-sekolah yang terletak di beberapa titik di Sidoarjo. Setibanya di sekolah, para peserta dengan mudahnya membaur bersama warga sekolah. Diawali dengan kegiatan menari bersama siswa dan guru, membaca buku bersama, diakhiri dengan bertanding sepak bola. Peserta dan warga sekolah tampak menikmati kebersamaan hari itu. Perbedaan bahasa tidak menjadi halangan untuk bermain bersama. 

“Bagian favorit saya hari itu adalah ketika anak-anak diminta untuk memilih buku favorit mereka dan membaca bersama dengan teman sekelas.” – Denise Schrama (IKEA Belanda)

Usai kunjungan IKEA IWitness Trip, para peserta yang kembali ke negara asal mereka membawa cerita-cerita inspiratif yang siap dibagikan ke rekan kerja. Pada sesi refleksi, seluruh peserta mengungkapkan rasa senang karena dapat melihat secara langsung dampak dari program yang didanai oleh tempat mereka bekerja. Mereka bangga telah menjadi bagian dari program ini.