Hari Pendidikan Nasional 2018

“Pada momentum peringatan Hardiknas tahun ini mari kita eratkan hubungan antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara,” demikian disampaikan Mendikbud pada upacara bendera pagi tadi untuk memperingati Hardiknas, 2 Mei 2018.

Menurut Carter V.Good dalam "Dictionary of Education" bahwa PENDIDIKAN merupakan proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku yang berlaku dalam masyarakatnya, dimana seseorang dipengaruhi oleh sesuatu lingkungan yang terpimpin (misalnya sekolah) sehingga ia dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan pribadinya. 

Sedangkan menurut konsep yang dikemukakan oleh Freeman Butt dalam bukunya "Cultural History of Western Education", bahwa PENDIDIKAN adalah kegiatan menerima dan memberikan pengetahuan sehingga kebudayaan dapat diteruskan dari generasi ke generasi berikutnya.

Pendidikan selalu berubah sesuai perkembangan kebudayaan, karena pendidikan merupakan proses transfer kebudayaan dan sebagai cermin nilai-nilai kebudayaan (pendidikan bersifat reflektif). 
Pendidikan juga bersifat progresif, yaitu selalu mengalami perubahan perkembangan sesuai tuntutan perkembangan kebudayaan. 
Kedua sifat tersebut berkaitan erat dan terintegrasi. Untuk itu perlu pendidikan formal dan informal (sengaja diadakan atau tidak). Perbedaan kebudayaan menjadi cermin bagi bangsa lain, membuat perbedaan sistem, isi dan pendidikan pengajaran sekaligus menjadi cermin tingkat pendidikan dan kebudayaan. {Edy Hartono - Sosio Antropolog}

Maka sudah jelas bahwa pendidikan dan kebudayaan sangat erat sekali hubungan karena keduanya berkesinambungan, keduanya saling mendukung satu sama lainnya. 

SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2018!


[Foto: Tarian daerah siswa siswi dari sekolah dampingan ProVisi Education di Halmahera Timur pada event "Graduation Day" tahun 2017]