Dari Lapangan

Adik-Adik Hebat Pembaca Pertama

  • Article 3

Tanggal Posting: 10 April 2018 | Penulis: Moemoe Rizal & Chatarina Trihastuti - Literacy Development P


[Sesi membaca individual siswa SDN Tugu 10 Depok]

 

Dalam proses pengembangan buku bacaan anak bagi pembaca pemula dalam proyek Scaling Quality Learning for Children: Developing a Habit of Reading with Partners in Indonesia, perlu dilakukan Field Testing atas buku-buku yang sedang dikembangkan. Tujuan Field Testing adalah untuk menentukan area pada naskah buku cerita yang akan direvisi untuk meningkatkan kualitas buku, dan bukan merupakan penilaian atas anak-anak yang menjadi responden pengujian. Bersama penerbit yang bekerja sama dalam siklus kedua ini: YLAI, BIP, Pelangi Mizan, dan Puspaswara; Room to Read dan ProVisi Education melaksanakan Field Testing pada 29 Januari – 9 Februari 2018.

Field Testing diawali dengan mempersiapkan buku yang diujicobakan (dummy books). Penerbit kemudian berembuk secara internal untuk menentukan pertanyaan fokus (hal-hal yang ingin diketahui melalui respons siswa), kuesioner untuk guru, hingga peran dari masing-masing anggota tim. Setidaknya, setiap tim penerbit memiliki pembaca (administrator), pengamat (observer), dan pendamping peserta.


[Ice breaking games yang dilakukan sebelum masuk kegiatan inti] 


[menguji keaktifan peserta melalui pembacaan kata-kata dalam buku]

Sebanyak 145 murid sekolah dasar kelas 1, 2, dan 3 di empat kota di Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan Field Testing. Sebelum memulai pengujian, para siswa dikenalkan pada tujuan kegiatan dan tim yang akan mendampingi selama pengujian, agar responden merasa dekat dan tidak canggung. Ice breaking diselenggarakan untuk mencairkan suasana, sehingga siswa tidak merasa sedang diuji. Selanjutnya, administrator memandu kegiatan membaca bersama. Murid yang dinilai aktif oleh observer akan diprioritaskan untuk mengikuti kegiatan membaca mandiri. Dari kegiatan membaca mandiri, tim penerbit dapat memperoleh masukan yang lebih mendalam dan detail.

[Shared reading SDN Mekarsari 01 Depok]


[Shared reading SDN Palmerah 05 Jakarta]


[Shared reading SDN Mekarsari 02 Depok]


[Individual reading SDN Palmerah 01 Jakarta]

Field Testing dilakukan serempak pada 29 Januari – 2 Februari 2018 di Jakarta bersama tim BIP dan Depok bersama tim Puspaswara. Judul buku yang diujicobakan adalah Aku Pasti Bisa (BIP: Shoba Dewey dan Hutami D.), Ayo Belajar Silat (BIP: Ahmad Fuadi dan Ella Elviana), Hadiah untuk Putri Serindu (BIP: Lia Loferns dan Azisa Noor), Klinting! Klinting! (BIP: Dian K. dan Anna Triana), Biduak Lebai Malang (Puspaswara: Ida R. Yulia dan Hilman Makhluf), Gara-Gara Piko (Puspaswara: M. Fajrur Rahmat dan Wastana Haikal), Isi Noken Mika (Puspaswara: Astri dan Rama Indra), Pacu Itiak (Puspaswara: Yuniar Khairani dan Refita Ika), dan Tuing-Tuing Hendak Ke Mana? (Puspaswara: Dian Onasis dan Vannia). Sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah SDN Palmerah 01, 03, dan 05 Jakarta, SDN Mekarsari 01 dan 02 Depok, dan SDN Tugu 10 Depok. Sebanyak 80 murid berpartisipasi dalam kegiatan ini.


[Shared reading SDN Tugu 10 Depok]


[Shared reading SDN Palmerah 03 Jakarta]


[Individual reading SDN 16 Kesiman Denpasar]


[Shared reading SDN Mekarjaya Bandung]

Minggu berikutnya Field Testing dilanjutkan di tempat berbeda. Pada 5-9 Februari 2018, Field Testing diselenggarakan di Bandung bersama tim Pelangi Mizan dan Denpasar bersama tim YLAI. Sebanyak 65 murid sekolah dasar turut serta dalam kegiatan kali ini. Judul buku yang diujicobakan adalah Bubu dan Sang Pengemudi (Pelangi Mizan: Aniek Wijaya dan Wastana Haikal), Keong Mas dan Nenek Bijak (Pelangi Mizan: Anna Farida dan Henny Yulianti), Ori Orangutan Kecil Pemberani (Pelangi Mizan: Irawati Subrata dan Gery Adams), Rumini dan Ranggon Ajaib (Pelangi Mizan: Benny Rhamdani dan Antonio Reinhard), Wusss! Wusss! (Pelangi Mizan: Benny Rhamdani dan Dewi Tri K.), Bebe Sang Penyanyi Hebat (YLAI: Ruri Irawati dan Angelica Naomi), Gatotkaca (YLAI: Debby Lukito dan Zakiyah Sholihah), Kita Ada Berapa? (YLAI: Faza dan Ade Chintya), Monang! (YLAI: Evi Indriyani dan Ferlina Gunawan), dan Pagar Ayu Istimewa (YLAI: Dian Kristiani dan Ade Chintya). Sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah SDN Mekarjaya, SDN Guruminda, dan SDN Andir Kidul Bandung, ditambah SDN No. 7, 12, dan 16 Kesiman Denpasar. Sebanyak 65 murid berpartisipasi dalam kegiatan ini.


[Shared reading SDN 12 Kesiman Denpasar]


[Shared reading SDN Guruminda Bandung]


[Individual reading SDN 7 Kesiman Denpasar]


[Individual reading SDN Andir Kidul Bandung]

Masukan yang diperoleh baik dari proses interaksi dengan murid dan kuesioner guru terhadap 20 dummy akan digunakan para mitra penerbit untuk melakukan mentoring lanjutan bersama penulis dan ilustrator didampingi oleh Room to Read dan ProVisi Education sebelum buku dicetak dan didistribusikan ke seluruh Indonesia pada Agustus mendatang.


 

Bagikan Postingan Ini

ProVisi Education

ProVisi Education adalah konsultan peningkatan mutu pendidikan dan mitra pelaksana bagi lembaga dan perusahaan dalam mengimplementasikan program-program pengembangan pendidikan. Kami membantu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), lembaga swadaya masyarakat (NGO), dinas pendidikan, dan sekolah,…
Selengkapnya